Setelah hampir sebulan tidak nulis di blog akhirnya mencoba untuk kembali memberanikan diri menulis di blog ini

Jalan-jalan kali ini berawal dari rasa penasaran saat melintas di jalan raya bogor. saya tertegun melihat sebuah bangunan yang sampai sekarang bagi saya itu seperti pabrik,namun memiliki tulisan bakery&cafetaria. kemudian,saya berusaha mengorek informasi tentang bangunan tersebut dan wow,ternyata itu sebuah toko roti yang terkenal sudah legendaris dari tahun 70an. Hari ini saya mencoba menutasakan rasa penasaran saya tersebut.

Hari ini tanggal 10 Mei 2013,kebetulan jam kuliah berakhir lebih cepat daripada biasa nya. karena masih sore sekitar jam 3, ku putuskan untuk mengarahkan mobil ini lebih cepat,namun entah kenapa ketika melintas daerah margonda dalam pikiran terbesit untuk mengunjungi Toko roti tersebut,alhasil sgera lah mobil ku arahkan ke jalan raya bogor. dengan modal doa,kenekatan dan uang 25 ribu rupiah,ku beranikan menuntaskan rasa penasaran ini

Image

Jalan Raya Bogor Sore itu

perjalanan dari depok (UI) menuju tempat ini terbilang mudah,karena kita hanya lurus saja dari jalan raya bogor,menjelang gapura selamat datang kota bogor,ada pom bensin di sebelah kiri kemudian maju sedikit sampai lah di tempat ini (KM 39)

Image

Sampai juga akhirnya disini
Maxim International Ltd.

Image

Bagian depan dari Maxim Bakery&Cafetaria
(Zeby numpang mejeng)

Setelah parkir, ku buka pintu nya. “lho,kok banyak meja?” ternyata ini toko roti ini seperti restoran yang jual roti (atau jual roti sambil buka restoran? terserah anda hehehe) ketika membuka pintu bau khas roti sudah tercium harum nya. nuansa nya agak berbeda kalo yang terbiasa masuk breadtalk,hollandbakery,dkk. untungnya tadi tidak begitu ramai,hanya ada beberapa pelanggan yang membeli dengan jumlah banyak. sedangkan saya? hanya beli 20rb rupiah saja hehehe (kantong mahasiswa)

Image

Rak roti lengkap dengan kertas pesanan yang (mungkin) belum di ambil

aku diam sesaat memandangi rak display roti,ku telusuri mana roti yang harga nya paling murah (lagi2 irit terpaksa) kokk tidak ada harganya ya? kemudian harus meneliti lagi ternyata harga nya ada di bungkus roti dan…. harga nya tidak terlalu mahal hehehe. aku menebus se-bantal roti butterroll dengan harga Rp 12,500 dan roti dengan taburan keju&sosis seharga Rp 8,000. ternyata rasa penasaran ku kali ini sangat bersahabat karena tidak perlu menguras isi dompet lebih dalam (terutama tidak menghabiskan uang tol,karena harus pulang ke jakarta) ada yang menarik juga disini yaitu terdapat mesin kasir yang terlihat jadoel style dengan currency nya masih dollar,entah itu masih bisa digunakan atau tidak. terlepas bisa digunakan atau tidak, mesin kasir tersebut mungkin bisa dikatakan sebagai saksi bisu perjalanan hidup toko roti maxim ini

Image

rak yang penuh sesak dengan roti yang masih hangat

Setelah selesai membayar karena pembayaran ku termasuk yang paling singkat. pembelian ku paling sedikit dibanding yang lain hehehe. kemudian ku sempatkan duduk sejenak sambil merasakan suasana vintage di kursi yang tersedia sembari memasukkan uang kembalian ke dompet. ah pikiran ini jauh melayang ketika tempat ini masih ramai dikunjungi di medio tahun 70an,pastinya banyak yang berwajah ceria setelah keluar dari tempat ini,kemudian membayangkan ke tempat parkiran disana terjajar dengan rapi mobil-mobil keluaran amerika,atau corolla 73,holden torana ah mungkin masa-masa itu indah (sebentar,disini penulis menekankan bahwa penulis masih berumur 19 tahun tapi imajinasi nya ketinggian) oh iya,disini juga ada menu makanan seperti paket nasi bakar,mi ayam,mi yamin dll yang nampak nya perlu penulis coba lain waktu hehehe

Image

Tata letak meja&kursi yang terdapat di sini

Image

Lengkap dengan saus,kecap,garam,lada,menu makanan,dan tak lupa pula bunga hehehe

Image

menu makanan yang sempat penulis ambil gambarnya,cukup terjangkau untuk keluarga hehehe

saat dirumah, ayah penulis terkejut bahwa roti maxim masih ada, beliau mengemukakan saat tahun 80an di toko tersebut sudah ibarat breadtalk sekarang dengan peralatan yang cukup modern di jaman nya,tempat itu selalu ramai ketika akhir pekan. seperti nya perlu mengajak keluarga penulis juga nih kesini selain untuk jalan-jalan,biar penulis gak rugi keluar uang juga hehehe

nampaknya sekian,sekelumit cerita jalan-jalan sore kali ini,sampai jumpa di lain kesempatan

Alamat Maxim Bakery&Cafetaria

Jl. Raya Bogor Km.39, Cibinong, Bogor