halo semuanya, kembali bertemu dengan saya yang makin sibuk ini😦 mumpung gak sibuk, saya mau berbagi kisah sedikit tentang ketika saya mengunjungi Provinsi Lampung. Ini kisah awal nya

Kunjungan saya kali ini cukup menyenangkan, karena tidak hanya berkutat di Pulau Jawa, tapi akhirnya “nyebrang” ke Pulau Sumatra, padahal ajakan ini tadinya adalah ajakan untuk makan sate kambing batibul di Kota Tegal, tapi setelah iseng nyeletuk ke kawan saya “daripada ke Tegal bosen, mending nyebrang Sumatra” eh terlaksana juga hahaha😀 setelah terakhir nyebrang tahun 2009, akhirnya awal Desember kemaren saya nyebrang lagi ke Sumatra🙂 (FYI: nyebrang mobil penumpang di merak-bakauheni sekarang 275rb)

saya naik kapal ferry sekitar jam 3 pagi, alhasil saya mendarat di Lampung sekitar jam 7 pagi. tujuan utama adalah sebenarnya mengunjungi seorang kawan di daerah Way Jepara, tapi apa daya karena salah jalan dan kebablasan jauh banget malah gak jadi ketemu di Way Jepara, dan ketemu di Bandar Lampung. kembali ke judul, setelah kami mendarat dengan selamat di Provinsi Bandar Lampung, kami segera sarapan di RM. Suka Menanti yang hidangan nya khas Padang. setelah perut kenyang, segera saja mobil diarahkan menuju Menara Siger. untuk mencapai Menara Siger ini tidak sulit, karena setelah keluar dari pelabuhan sekitar 1km di kanan jalan, akan langsung terlihat menara siger ini

kami tiba di Menara Siger ini sekitar jam 8 pagi. entah masih terlalu pagi atau emang sepi pengunjung, Menara Siger yang dibangun menjadi Ikon Provinsi Bandar Lampung nampak sepi pengunjung dan tidak terurus. akhirnya rombongan, tidak bisa masuk ke dalam dan hanya berfoto dan memandang indah nya ujung pulau sumatra yang bertabur kapal-kapal hehehe😀
sebenernya sayang juga melihat bangunan yang sebenernya megah ini tidak terurus dengan baik. Padahal jika pemerintah daerah setempat lebih baik dalam hal pengelolaan, saya rasa jumlah pengunjung makin meningkat 
selebihnya biarkan foto yang berbicara ya….

Bagian depan Menara Siger

Bagian depan Menara Siger

 

Pemandangan Selat Sunda dari Menara Siger

Pemandangan Selat Sunda dari Menara Siger

mantep pemandangannya

mantep pemandangannya

gunung apa ya itu?

gunung apa ya itu?

dilihat dari bawah

dilihat dari bawah

seandaikan lebih terawat

seandaikan lebih terawat

Panorama Mode

Panorama Mode