Halo semua para pembaca yang masih setia membaca blog saya hehehe. Mulai sibuk nih, baru sekarang leptop nyala lagi mumpung waktu agak luang nulis di blog ah keburu tulisannya basi juga hahaha, yuk kita simak J

Kali ini saya akan membahas tentang kuliner. Makanan berat kah? Jika ada yang berharap demikian, urungkan tebakan anda karena bagi saya malah makanan ini keentengan *tepokjidat* karena di tempat ini hanya menjual desert, ya walaupun ada beberapa makanan yang mungkin mengenyangkan seperti hot dog atau hamburger atau kentang goreng tapi bagi saya mah…… tetep aja laper *prokprokprok*

Shirokuma Cafe

Shirokuma Cafe

Shirokuma Café, itu nama tempatnya kok tumben penulis yang kebapak-bapakan ini tau tempat makan yang lucu begini? Ya gimana gatau, wong diajak nyonya hehehe. Berlokasi di daerah Pantai Indah Kapuk, Café ini berada agak nyelip di deretan bank BRI (jadikan saja bank BRI ini sebagai patokannya). Dengan warna putih yang mendominasi bagian luar menjadikan tempat ini makin membuat penasaran nyonya besar ckckck.

daftar menu dibelakang bartender *tsailah bartender*

daftar menu dibelakang bartender *tsailah bartender*

Sebenernya lucu sih tempatnya, Cuma sayang agak kecil dan pengunjungnya membludak untungnya penulis datang pas lagi hari kerja, kata nyonya sih kalo akhir pekan malah waiting list, makin bingung dah.

interior

interior

Saat masuk kami berdua langsung disambut oleh pelayan yang dengan ramah membantu mencari tempat duduk dan mencatat pesanan. Kesan penulis saat disodorkan daftar menu dan membacanya adalah…. MASYA ALLAH es krim semua -_- mana cukup mahal pulak *eman dompet ane masih kere* tapi ya sudahlah pesennya samain aja sama nyonya. Kalo ada yang Tanya kenapa sama, karena saya gak ngarti, lha wong biasa makan di warteg daerah beji depok hahaha.

nah ini dia pesenannya

nah ini dia pesenannya

Beberapa saat menunggu pesanan pun muncul, emang sih lucu. Saat itu saya pesen es krim matcha (atau bagaimana penulisannya yang benar?) setelah dicicip hemmm ternyata enak lho, jadi pengen lagi kesana, tapi pengen coba yg vanilla aja deh, sepertinya lidah saya masih belum familiar dengan eskrim matcha yang mirip green tea itu. Untuk menu lain kayaknya bisa dicoba deh, waktu berkunjung saya liat pelayan bawa gelas isinya kayak rambut kribo yang ternyata gulali dikasih sama espresso entah rasanya kayak apa hehehe.

Kala saya berkunjung, menghabiskan biaya sekitar 100ribu rupiah itupun masih kembalian, saya rasa masih worth it sih kalo ada uang lebih untuk mencari suasana baru dalam menikmati es krim🙂

Udah ya….