Halo semua, kembali lagi bertemu dengan penulis. Kali ini penulis yang masih begini-begini aja memiliki sebuah pengalaman yang masih akan berlanjut dalam beberapa etape. Apa itu? Mari disimak, karena ini akan mempelajari sekelumit sejarah Indonesia.

Peta Pulau Jawa dahulu kala

Peta Pulau Jawa dahulu kala


Jalan Raya Pos. Apakah ada yang pernah mendengar nama itu? Kalo ada yang pernah dengar, jalan raya pos merupakan jalan yang dibangun pada jaman kolonial Belanda pada tahun 1808 yang saat itu pemerintahan kolonial Belanda dipimpin oleh Gubernur Jendral Herman Willem Daendels. Jalan Raya Pos membentang sepanjang (kurang lebih) 1000 Kilometer dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun saja, sebuah waktu penyelesaian yang sangat fantastis bahkan jika dibandingkan dengan pengerjaan proyek Pantura yang banyak menimbulkan kemacetan sekarang ini… Hehehe (curcol).

Saat itu, Jalan Raya Pos dibangun dengan sebuah konsep memiliki pos-pos militer maka karena ini lah kenapa jalan ini disebut dengan Jalan Raya Pos. Jalan Raya Pos membentang hampir mengikuti lekukan pulau Jawa. Ber-awal dari titik 0 Kilometer yang mengambil lokasi di daerah Anyer, Banten, kemudian diakhiri di daerah Panarukan, Situbondo, Jawa Timur menjadikan Jalan Raya Pos saat itu seolah menjadi Maha-Proyek oleh Gubernur Jendral H.W Daendels yang berkuasa saat itu.

salah satu referensi terlengkap menurut saya

salah satu referensi terlengkap menurut saya


Jalan Raya Pos yang hanya dibangun dalam kurun waktu satu tahun itu sangat meninggalkan kenangan pahit bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, saat pembangunan Jalan Raya Pos, banyak masyarakat indonesia yang dikerahkan untuk membangun jalan ini yang sudah tentu tanpa menerima imbalan. Bahkan, jika kita membaca literatur sejarah yang banyak dirangkum oleh beberapa penulis yang menjadi catatan sejarah, sangat banyak masyarakat indonesia yang menjadi korban jiwa ketika pembangunan Jalan Raya Pos ini. Bukan hanya karena siksaan dari pengawas proyek, tetapi juga karena kelelahan, kelaparan, bahkan penyakit yang mendera.

Rute yang membentang dari Anyer hingga Panarukan, membuat penulis bersama beberapa kawan mencoba untuk menelusuri kembali rute Jalan Raya Pos yang sebenarnya. Dengan segala keterbatasan, Tim Penulis menelusuri rute-rute Jalan Raya Pos, yang tim penulis sadur dari beberapa Literatur Sejarah Indonesia. Tentu saja, tujuan penulis dan tim bukanlah untuk menguak luka lama masyarakat Indonesia akan sejarah kelam ini, tetapi tujuan penulis adalah untuk mengajak kita semua mengenang betapa beratnya perjuangan leluhur terdahulu dalam menghadapi kejamnya masa penjajahan…

Dari Titik Nol Kilometer

Dari Titik Nol Kilometer


Menuju Titik 1000 Kilometer

Menuju Titik 1000 Kilometer

Dengan segala keterbatasan, Penulis bersama Tim akan menceritakan pengalaman dengan segala keterbatasan dalam menelusuri rute Jalan Raya Pos….
And the story begins….

Sumber gambar :
1. wikipedia
2. di sini
3. Dokumen Pribadi
4. di sini