Selamat datang kembali di blog saya yang alhamdulillah masih inget sama password, berhubung sedang kegiatan pemilihan kepala daerah dan kantor diliburin akhirnya bisa istirahat juga di kasur goser goser 😀 Berhubung kategori kuliner belum diisi sekian lama kali ini akan penulis isi dengan sedikit cerita yakni masalah sate kambing.

Sate Mendo Wendy's

Sate Mendo Wendy’s



Sekitar akhir bulan januari penulis beserta keluarga satu set berangkat ke Tegal untuk beli tahu aci, eh nggak deng sekalian jemput nyonya juga jadi nyonya naik kereta saya bawa mobil dari Jakarta terus ketemu di sana kemudian saya antar nyonya ke Slawi saya pulang ke Jakarta, hubungan antara tuan dan nyonya yang gak jelas hahaha… Sejalan dengan hal itu, jalan ke Tegal menggunakan mobil sekarang memang sudah menyenangkan dengan tersambungnya Jakarta hingga Brebes dengan tol sehingga perjalanan menuju Tegal waktu itu hanya ditempuh dengan waktu 3 jam 10 menit dan ketika rombongan penulis sampai di gapura Kota Tegal bersamaan dengan waktu makan siang yang juga hampir tiba, tentunya penulis dan rombongan sepakat…. Sate Mendo Wendys (Lagi)
Lagi?

Lagi?


Sate Mendo Wendys yang terletak di Jalan Letjen Suprapto ini memang cukup terkenal, silahkan googling dengan keyword “sate enak di tegal” atau “Sate kambing tegal” atau apalah, pasti nama Sate Mendo Wendys ini akan menghiasi layar gawai anda masing masing. Memang di Tegal maupun daerah sekitarnya sangat terkenal dengan olahan daging kambing yang dibakar ini, wabilkhusus kambing muda yang lebih empuk dagingnya. Bagaimana dengan Sate Mendo Wendys?
potong dahulu

potong dahulu


bakar kemudian

bakar kemudian


Jangan heran kalo tempat ini rame, ya iyalah selain masyarakat Tegal sendiri banyak juga pelancong yang sengaja mampir untuk menikmati sate yang diolah di sini, sehingga karena tempat yang tidak terlalu besar membuat banyak pelanggan yang “terpaksa” waiting list bahkan “angkat pantat hilang tempat”. Sekitar 15 menit menunggu akhirnya rombongan penulis pun mendapat meja walaupun harus berbagi lahan dengan keluarga muda yang menurut pengakuannya baru saja dari Surakarta. Sate kambing yang disajikan memang enak dengan potongan daging yang lumayan besar namun empuk sehingga membuat gigi tidak sulit untuk mengunyah. Uniknya sate kambing di sini disajikan dengan menggunakan hotplate dengan bumbu yang dipisah tidak terlalu jauh (karena nanti kangen katanya) sajian dengan hotplate ini brtujuan untuk menjaga kehangatan sate kambing itu sendiri ya bener juga sih, soalnya beberapa sate Kambing yang kalo makannya agak lama nantinya malah jadi alot. Selain sate kambing, Sate Mendo Wendys pun juga memiliki menu lain seperti biasa sop kambing dan ada juga Garang Asem tapi gak tau kayak gimana rasanya karena bagi saya Garang Asem ya di Kudus yang mantap.
ini dia sate enak

ini dia sate enak


bukan punya penulis kok

bukan punya penulis kok


Tempat ini memang jadi langganan penulis jika mampir ke Kota Tegal, walaupun beberapa kali dicoba rasanya tetap sama ya setidaknya masih konsisten lah dengan rasa enak walaupun tempatnya makin terasa sempit karena pengunjungnya semakin banyak. Untuk masalah harga per-akhir Januari 2017 kemaren 30 tusuk sate dihargai 135ribu rupiah dan 1 mangkuk sop kambing yang kuahnya enak dihargai 20ribu rupiah, mahal apa nggak relatif sih sebenernya…
ruang makan hanya segini dan masih ada sedikit lagi di bagian belakang

ruang makan hanya segini dan masih ada sedikit lagi di bagian belakang


Jadi kalo melewati kota Tegal ataupun sedang wisata ke Tegal jangan lewatkan untuk mampir ke Sate Mendo Wendys…
-sudah dulu ya-

Advertisements